Kapan Laki – Laki itu Harus Berbohong? (Renungan)

Selamat siang semuanyaaa😀

Wah kalo dari kemaren kemaren ane ngepost tentang otomotif mulu, sekarang coba ah post tentang renungan😀

Kapan waktu yang tepat untung laki laki agar bisa berbohong?

Kejujuran memang sangatlah diperlukan dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Tapi jangan salah, ada kalanya dimana seorang laki-laki diharuskan menentukan pilihan untuk bertindak jujur atau berbohong.


Ada sebagian orang berpendapat bahwa berbohong diperbolehkan hanya jika dalam keadaan kepepet.
Seperti apakah kriteria dari kepepet itu sendiri? apa semua masalah dapat dikategorikan kepepet?
Dalam hal ini kategori kepepet setiap orang tentunya berbeda-beda bukan.

Di bawah ini ada kisah sesorang laki – laki yang berbohong pada waktu dan tempat yang tepat.

Ayo ayo silahkan dibaca😀

KAPAN SEORANG LAKI-LAKI HARUS BERBOHONG

Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan dagangannya di tepian Sungai Citarum.
“Nyak nyak minyaaak…” ,teriaknya.
Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak tergelincir ke Sungai Citarum.
Plung …lap… tenggelam lah gerobak kesayangan nya itu.
Huuu..huuu.. .menangislah dia… “Harus kuberi makan apa istriku nanti …
huuu….”

Tiba-tiba… seorang Malaikat yang baik hati muncul & bertanya:
“Hai JUMANTO …? kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begituu….?
Ternyata, yang namanya JUMANTO … tahu juga ya itu Malaikat, Oh Malaikat, gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai.

Baiklah … aku akan ambilkan untukmu. Tiba-tiba Malaikat itu menghilang & muncul lagi dengan sebuah
kereta kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan. Inikah punyamu?” Tanya Malaikat…. ?
Bukan, gerobakku tidak sebagus itu, mana mungkin penghasilan saya yang 200 ribu sebulan bisa beli kereta kencana…? Itu pun sudah ditambah komisi penjualan yang cuma sedikit.Malaikat itu pun menghilang lagi & muncul dengan sebuah kereta perak dengan botol dari perunggu.
Inikah punyamu?” tanyanya lagi?

Bukan, hai Malaikat yang baik, Punyaku cuma dari besi biasa, botolnya juga botol biasa,
Lalu Malaikat itu pergi lagi & kali ini kembali dengan gerobak & botol SI JUMANTO.
Inikah punyamu..?
Benar ya Malaikat. Terima kasih sekali engkau telah membantu yang lemah ini untuk mengambilkannya untukku.

Malaikat berkata : Engkau jujur sekali, ya JUMANTO. Untuk itu sebagai hadiah dari kejujuranmu aku berikan semua kereta dan botol tadi untukmu….” terima kasih ya Tuhan … terima kasih ya Malaikat.

Sebulan kemudian, JUMANTO rafting bersama istrinya di sungai yang sama,
Naas tak dapat ditolak, malang tak bisa dihindari, Perahu karetnya terbalik & istrinya hanyut.
“Huuu, huuu, istriku, di mana engkau, “, isaknya,
Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi. Kenapa lagi engkau ya
JUMANTO..?
Istri saya hanyut & tenggelam di sungai, hai Malaikat.. Ohhh tenang … aku ambilkan…. ”
Plash, Malaikat itu menghilang & tiba-tiba muncul kembali sambil membawa Nafa Urbach, yang ada tato mawar di perutnya. “Inikah istrimu?” tanya Malaikat.

Betul,betul sekali ya Malaikat … dialah istriku.
Haaaaaaiiii JUMANTO…..!!! Malaikat membentak marah. Sejak kapan
kamu berani bohong…? Di manakah kejujuran kamu sekarang..?

Sambil bergetar dan berjongkok, JUMANTO berkata : Ya, Malaikat, kalau aku jujur, nanti engkau menghilang lagi dan membawa Bella Saphira

, kalau kubilang lagi bukan, maka engkau akan menghilang lagi dan membawa Dorce,

lalu kalau kubilang bukan juga engkau menghilang lagi dan membawa istriku yang sebenarnya, Lalu.. engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali & engkau akan memberikan ke empat-empatnya kepadaku.

Buat membiayai hidup isteriku aja aku kerepotan ya Malaikat, apalagi Nafa Urbah, Bella Saphira, Dorce, aduh berat ya Malaikat,

Malaikat pun termangu dan angguk angguk dan berkata ” Benar juga kamu JUMANTO, kamu realistis, Jikalau begitu, iklaskan saja istrimu yang sudah hilang terbawa arus, bawalah ini Nafa urbach sebagai gantinya”, Sambil mengusap-usap Nafa, malaikat pun berkata lagi “ini barang bagus lho gan ….!!!!”

wkwkwkwkwkwk😆

Just for fun aja ya gan😀

Dan pada akhirnya artikel ini harusnya masuk di artikel Jokes bukan di Renungan:mrgreen:

About Muhammad Aulia

Agan ini masih malu-malu nyeritain tentang dirinya.
This entry was posted in Jokes and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Kapan Laki – Laki itu Harus Berbohong? (Renungan)

  1. nzahry says:

    Satu kebohongan akan membawa kebohongan yang lain… maka lebih baik jujur walaupun itu pahit… ya ga mas…

    http://nzahry.wordpress.com/

  2. bagas29ps says:

    Aku kalau mau bohong harus pikir 1000x, soalnya bukan tipikalku. Merasa kurang tenang kalau berbuat bohong😦

Titip link boleh, titip kopi juga boleh :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s